MATERI PAI KELAS XI
SESI 11
( SYAJA’AH )
BERANI MEMBELA KEBENARAN
PENTINGNYA SYAJA’AH
Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik
maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah
satunya yaitu syaja’ah.
Sebagai
seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW
merupakan suatu hal yang sangat penting. Tujuan
dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu
mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGERTIAN SYAJA’AH
Secara umum syaja’ah adalah
sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau
gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan
keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang
umat islam.
Syaja’ah
dalam kamus bahasa Arab artinya keberanian atau keperwiraan, yaitu seseorang yang dapat bersabar terhadap
sesuatu jika dalam jiwanya ada keberanian menerima musibah atau keberanian
dalam mengerjakan sesuatu. Selain itu Syaja’ah (berani) bukanlah
semata-mata berani berkelahi di medan laga, melainkan suatu sikap mental
seseorang, dapat menguasai jiwanya dan berbuat menurut semestinya.
MACAM-MACAM SYAJA’AH
Dalam agama islam, syaja’ah terbagi menjadi dua (2) macam
yaitu syaja’ah harbiyyah dan nafsiyyah. Apa perbedaan dari dua macam syaja’ah
tersebut?. Berikut ini penjelasan yang bisa anda pelajari.
•
Syaja’ah Nafsiyyah adalah sebuah bentuk keberanian dalam menghadapi
segala macam bentuk bahaya atau penderitaan dan menegakkan sebuah kebenaran.
•
Syaja’ah Harbiyyah adalah sebuah bentuk keberanian yang bisa kita
lihat atau tampak. contohnya keberanian dalam membela kebenaran dalam sebuah
medan perang.
• Qs. Ali Imron : 200
• يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا
وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah
kepada Allah, supaya kamu beruntung.
Qs. An-Nisa : 9
وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا
خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ
فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا
Dan hendaklah takut
kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka
anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.
Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka
mengucapkan perkataan yang benar.
SUMBER KEBERANIAN SESEORANG
1) Rasa
takut kepada Allah Swt.
2) Lebih
mencintai akhirat daripada dunia.
3) Tidak
ragu-ragu, berani dengan pertimbangan yang matang.
4) Tidak
menomori satukan kekuatan materi.
5) Tawakal
dan yakin akan pertolongan Allah Swt.
KESIMPULAN
Dari beberapa pernyataan di atas, dapat kita ampil beberapa pelajaran
yaitu :
- Optimis
dalam menghadapi setiap permasalahan yang terjadi
- Berani
dalam membela kebenaran
- Jadilah
pribadi yang tawkal dan yakin akan pertolongan Allah swt.
Comments
Post a Comment