BAB I
IMAN KEPADA HARI AKHIR
1.
Pengertian hari kiamat
Hari akhir disebut juga dengan hari kiamat yang berarti hari kebangkitan.Pada hari kebangkitan ini semua manusia yang telah meninggal dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatannya selama hidup di dunia.
Beriman kepada hari
kiamat merupakan unsur pokok keimanan. Tanpa beriman kepada hari kiamat, iman
seseorang tidak akan diterima. Oleh karena itu, keimanan kepada hari kiamat
sama halnya pentingnnya dengan keimanan kepada Allah dan rukun iman yang lain.
Berkaitan dengan kepastian datangnnya hari kiamat, Allah menegaskan dalam firman-Nya yaitu pada QS. At Taghabun ayat: 7
“Orang-orang yang
kafir mengatakan bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah:
“Memang, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan
diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” yang demikian itu adalah
mudah bagi Allah.”
1.
Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra
1.
Kiamat Sughra
Kiamat sughra memiliki arti kiamat kecil yaitu berakhirnya
kehidupan setiap makhluk, karena setiap makhluk pastinya akan menemui kematian
dan tidak mungkin abadi, hal ini ditegaskan oleh Allah swt pada QS. Ali Imran:
185
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
Dan setelah mati, maka
ruh manusia akan berada di alam barzakh hingga datangnya
kiamat kubra. Di alam barzakh ruh setiap manusia menyaksikan
gambaran perbuatannya di dunia serta balasannya kelas di akhirat. Jika mereka
banyak melakukan kemaksiatan di dunia maka siksaan akan mereka dapatkan,
seperti yang dimisalkan pada Fir’aun yang melakukan kemaksiatan terbesar yaitu
syirik, perihal ini dijelaskan pada QS. Al Mu’min : 46. Dan kontradiksinya
adalah bagi seorang muslim yang melakukan kebaikan di dunia maka surga dan
kenikmatan di akhirat, hal ini ditegaskan pada QS. Fussilat: 30.
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
2. Kiamat Kubra
Kiamat besar yang
dimaksudkan disini adalah berakhirnya seluruh kehidupan makhluk secara
serempak.Kematian semua makhluk tersebut bersamaan dengan hancurnya alam
semesta.Islam menegaskan kepastian terjadinya kiamat kubra tetapi tidak
dipastikan secara mendetail kapan waktu terjadinya.Diantara ayat yang
menjelaskan terjadinya dan bagaimana kondisi kiamat kubra saat itu adalah pada
QS. Al Zalzalah ayat 1-6
1. apabila bumi
digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),2. dan bumi telah mengeluarkan
beban-beban berat (yang dikandung)nya,3. dan manusia bertanya: “Mengapa bumi
(menjadi begini)?”,4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,5. karena
Sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.6.
pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam Keadaan bermacam-macam,
supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. 7. Barangsiapa
yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat
(balasan)nya. 8. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun,
niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula..
Dan juga dipertegas
suasana dan kondisi kiamat kubra yang sangat mengerikan dan menakutkan yaitu
pada QS. Al Qari’ah: 1-5
1. hari kiamat,2.
Apakah hari kiamat itu?3. tahukah kamu Apakah hari kiamat itu?4. pada hari itu
manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,5. dan gunung-gunung adalah
seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
1.
Tanda-tanda Datangnya hari kiamat
Tanda-tanda datangnya
hari kiamat terbagi menjadi dua, yaitu tanda kecil dan tanda-tanda besar:
1.
Tanda kecil
·
Diutusnya Rasulullah saw sebagai
penutup para Nabi dan Rasul
·
Segala urusan dipegang oleh yang
bukan ahlinya
·
Sungai Eufrat berubah menjadi emas
·
Baitul Maqdis dikuasai umat Islam
·
Banyak terjadi pembunuhan
·
Perang antara Yahudi dan Umat Islam
·
Banyak terjadi fitnah
·
Sedikit ilmu agama karena ilmu
tersebut telah diangkat
·
Merebaknya perzinaan
·
Jumlah kaum wanita lebih banyak
daripada pria, dan lain-lainnya
1.
Tanda-tanda besar
·
Terbitnya matahari dari arah barat
dan terbenam di timur
·
Munculnya binatang yang dapat
berbicara dengan manusia
·
Datangnya al Mahdi
·
Munculnya Dajjal
·
Hilangnya dan lenyapnya Al Quran
yang berupa mushaf dan yang berupa hapalan dalam hati
·
Turunnya Nabi Isa as
·
Terpecahnya bulan
·
Munculnya ya’juz makjuz, dan
tanda-tanda lainnya
1.
Fase-Fase Hari Kiamat
Hari kiamat
berlangsung dalam beberapa fase atau tahapan sebagai berikut:
1.
Yaumul Qiyamah : hari
kehancuran alam semesta dan berakhirnya kehidupan makhluk secara serempak.
Yaumul qiyamah ditandai dengan tiupan pertama malaikat Izrafil, dimana seluruh
alam semesta akan saling bertabrakan dan hancur.
2.
Yaumul Ba’as : hari
kebangkitan manusia dari kuburnya. Hal ini ditandai tiupan trompet kedua oleh
malaikat Izrafil. Dimana ketika manusia dibangkitkan ini manusia kembali
menjadi makhluk yang bernyawa, saat itu diantara manusia ada yang memiliki
wajah yang putih berseri-seri dikarenakan kebaikan yang dilakukan didunia,
tetapi ada juga yang hitam kelam, dikarenakan kesengsaraan dikarenakan
perbuatan kufurnya saat di dunia, hal ini ditegaskan pada QS. Ali Imran:
106-107
3.
Yaumul Hasyr : hari
berkumpulnya semua manusia di hadapan Allah setelah kebangkitan mereka dari
kubur. Semua manusia dikumpulkan secara bersama-sama di satu tempat tanpa ada
yang ketinggalan, tempat tersebut di sebut dengan padang makhsyar, dimana
replikanya seperti pada saat kegiatan wukuf di padang arafah ketika pelaksanaan
ibadah haji
4.
Yaumul Hisab : hari
perhitungan amal baik dan buruk manusia. Dimana manusia tanpa terlewatkan
sedikit pun dari amal perbuatannya di dunia, apakah yang baik atau buruk,
keseluruhannya akan dihitung. Mulai tangan, kulit dan anggota tubuh yan lain
akan berbicara dan menjadi saksi akan perbuatan mereka selama di dunia
5.
Yaumul Jaza’ : Hari
pembalasan bagi setiap manusia atas segala amal perbuatannya di dunia. Bagi
mereka yang banyak memiliki amal kebajikan maka surga adalah tempatnya, dan
bagi mereka yang memiliki dosa yang banyak maka nerakalah tempat akhirnya
kelak.
·
Surga
Al quran banyak
bercerita tentang surga.Hal ini seperti yang dijelaskan pada QS. Ar Ra’d ayat
35.
Surga adalah balasan
yang terbaik bagi hamba Allah yang gemar melakukan kebajikan. Dan dalam surga
pun terdiri berbagai macam tingkatan, dalam surga terdapat tujuh tingkatan
yaitu:
1. Jannatul
Firdaus : surga firdaus
2. Jannatun
Adn : surga yang kekal
3. Jannatun
Na’im : surga yang berisi kenikmatan
4. Jannatul
Khuldi : surga yang kekal
5. Jannatul
Ma’wa : surga tempat kediaman
6. Darussalam :
tempat yang damai
7. Darul Qarar :
Negeri yang kekal
·
Neraka
Neraka adalah tempat
penyiksaan bagi manusia yang membangkang terhadap syariat Allah dan menginhkari
Rasulullah saw. Kata neraka diulang ulang penyebutannya di dalam Al Quran. Kata
neraka ditulis dengan redaksi an nar yang artinya adalah api. Hal ini dikarenakan,
neraka identik dengan api. Dan api juga identik dengan kesakitan atau
penyiksaan. Oleh karena itu kondisi di neraka berbeda jauh dengan kondisi dan
suasana di surga yang penuh kenikmatan. Di neraka siksaan yang paling ringan
adalah diberikan sandal yang terbuat dari api neraka dan kemudian ketika
dupakai menyebabkan otak mendidih. Hal ini dusabdakan Rasulullah saw
“Sesungguhnya penghuni
neraka yang paling ringan siksaannya ualah orang yang diberi sepasang sandal
yang terbuat dari api neraka lalu mendiduhlah otaknya karena panasnya” (HR. Muslim)
Dan sepertihalnya
surga neraja juga memiliki tingkatan tingkatan, yaitu:
1. Hawiyah :
artinya adalah api yang sangat panas. Neraka ini diperuntukkan bagi mereka yang
ketika di dunia mencampurkan kebajikan dengan keburukan
2. Jahim :
artinya adalah api yang menghanguskan. Neraka ini disiapkan untuk manusia yang
ketika didunia mengingkari hari kebangkitan serta mengingkari adanya azab di
hari kiamat
3. Saqar :
artinya yang menghanguskan kulit manusia. Neraka ini teruntuk manusia yang
ketika di dunia menyombongkan diri atas segala karunia yang telah Allah berikan
kepadanya.
4. Laza :
artinya api yang bergejolak. Neraka ini teruntuk bagi mereka yang saat di dunia
enggan bersedekah dan zakat
5. Hutamah :
api yang dinyalakan dan sampai membakar di hati. Neraka ini disiapkan bagi
mereka yang suka mengumpat an menggibah.
6. Sa’ir :
artinya api yang menyala-nyala. Neraka ini teruntuk orang-orang kafur yang
mengikuti petunjuk syaitan.
7. Wail :
kecelakaan. Adalah neraka yang disiapkan untuk pengusaha atau pedagang yang
licik dan curang saat berdagang
8. Jahanam :
neraka yang paling dalam dan berat siksaannya, maka yang ditempatkan di neraka
ini adaah mereka yang mengingkari dan mendustakan Allah swt.
Jenis Hukuman dan
Suksaan di Neraka
1. Dahi, lambung dan
punggung dibakar ( QS. At Taubah :35)
2. Leher mereka
dipasangi belenggu rantai, lalu mereka diseret ke dalam air tang sangat panas.
3. Diseret
ketangah-tengah neraka dan di atas kepalanya dituangkan air yang sangat panas.
4. Dipakaikan pakaian
dari api neraja, lalu disiramkan air yang mendidih
Fungsi iman kepada
hari kiamat
·
Beberapa fungsi iman kepada hari
akhir adalah:
·
Menambah keimanan dan ketaqwaan
kepada Allah
·
Lebih taat kepada Allah dan Rasulnya
·
Senantiasa hidup dengan hati-hati,
waspada, dan selalu memohon ampunan Allah
·
Memberi motivasi untuk beramal dan
beribadah.
·
Selalu menghias diri dengan dzikir
kepada Allah
·
Membenciperbuatan maksiat.
Comments
Post a Comment