Skip to main content

IMAN PADA HARI AKHIR

MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XII

SMA MARTIA BHAKTI

TAHUN PELAJARAN 2020-2021

 

1.    Pengertian Iman kepada Hari Akhir

Iman artinya : Mempercayai dan Meyakini

Pengertian Iman kepada hari Akhir

Hari Akhir adalah hari penghabisan/berakhirnya kehidupan yang dialami semua makhluk Allah swt, baik secara indivadu, kelompok atau seluruh makhluk yang ada di alam jagat raya.

Hari Kiamat adalah Hari penegakan hukum Allah yang sebanar-benarnya

Iman kepada hari Akhir adalah mempercayai dan meyakini akan adanya akhir dari kehidupan semua makhluk yang di alami seluruh alam semesta hancur dan kehidupan yang kekal (akhirat) akan menanti.

 

2.    Dalil  Naqli tentang Iman kepada Hari akhir

a.    Qs. Al-A’raf : 187

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya : Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. kiamat itu Amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui".

b.    Qs. Thaha : 15

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخْفِيهَا لِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا تَسْعَىٰ

Artinya : Segungguhnya hari kiamat itu akan datang aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.

c.    Qs. Al-Hajj : 7

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

Artinya : Dan Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

 

3.    Pembagian Hari Akhir

Hari Akhir atau hari kiamat terbagi kepada 2 bagian

A.   Kiamat sugra ( Kecil )adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua makhluk termasuk manusia baik secara Individu maupun kelompok kecil dari dari kehidupannya. Kematian adalah akhir kehidupan dunia dan awal dari sebuah proses kehidupan akhirat. Kematian bukan istirahat akan tetapi persiapan untuk mempertanggungjawabkan setiap perbuatan yang dilakukan selama hidupnya. Baik itu perbuatan baiik maupun buruk.

     Beberapa peristiwa sesudah kematian :
1.    Fitnah Kubur
2.    Nikmat dan sisksa kubur

           Dalil yang berkaitan dengan  kiamat Sughra :

           كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. ( Qs. Ali Imron : 185)

Allah merahasiakan kepada manusia waktu kematiannya agar mereka selalu berhati dan memperbanyak amal sholihnya

 

B. Kiamat kubra/ besar adalah sebuah peristiwa besar yakni berakhirnya seluruh kehidupan makhluk dan hancurnya dunia secara keseluruhan dan serentak. Kehancurannya meliputi seluruh alam semesta gunung dihancurkan, lautan terbelah, langit pecah dan digulung, bintang-bintang berjatuhan. Peristiwa yang sangat luar biasa sebagai gambaran berakhirnya seluruh kehidupan manusia dan makhluk Allah yang lainnya.

Dalil yang berkaitan dengan  kiamat Kubra, adalah Qs. At-Takwir : 1-3 :

اِذَا الشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ  

 وَاِذَا النُّجُوۡمُ انْكَدَرَتۡ

وَاِذَا الۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ

Artinya :
1. Apabila matahari digulung,
2. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
3. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan,

Dalam Q.S. az-Zalzalah/99:1-5 dijelaskan peristiwa terjadinya kiamat
dimulai dengan datangnya gempa yang sangat dahsyat. Dalam Q.S. al-Qari’ah/101:1-5 dijelaskan keadaan manusia bagaikan anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung bagai bulu yang dihamburhamburkan.

 4.  Hal-Hal yang berkaitan dengan Iman kepada Hari akhir

   Yaumul Barzah/Kubur 
Alam Kubur adalah alam pemisah antara dunia dan akhirat  

   Yaumul Ba’ats
Hari dibangkitkannya semua manusia dari dalam kubur untuk menuju suatu termpat berkumpulnya semua manusia.

    Yaumul Mahsyar

     suatu hari dimana semua manusia di giring dan dikumpulkan di suatu tempat dan mereka berjalan sesuai dengan amaliyah/perbuatan selama di dunia.

                                            يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ أَحْصَىٰهُ ٱللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ

     Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.( Qs. al-Mujadalah : 6)

   Yaumul Hisab
Hari perhitungan amal perbuatan manusia yang dilakukan di dunia

   Yaumul Mizan

            Hari pertimbangan Amal perbuatan manusia yang dilakukan manusia di dunia.                          Setelah semua tahapan proses kehidupan di jalani jawaban terakhir adalah     Surga dan Neraka

                                                                    ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَاب

             Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi Balasan dengan apa yang diusahakannya. tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah Amat cepat hisabnya. Qs. Al-Mukmin : 17 )


 Setelah mempelajari dan memahami materi di atas, kerjakan latihan berikut :

 1.    Jelaskan pengertian Iman dan iman kepada Hari Akhir

2.    Tulislah salah satu dalil naqli tentang hari Qiamat

3.    Jelaskan pengertian Kiamat sughra dan Kubra

4.    Tulislah dalil Qiyamat Sughra beserta artinya

5.    Jelaskan pengertian Barzah, Baats, Mahsyar, Hisab dan Mizan.

 

 

 

 

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...