Skip to main content

KOMPETISI DALAM KEBAIKAN SESI 2

MATERI PAI SESI 2
KOMPETISI DALAM KEBAIKAN

 A.     QS. AL-MAIDAH : 48  

 وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Terjemahan 

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan”. (Qs. Al-Maidah : 48).

 

B. Arti Perkata dan penggalan

1.                     Arti Perkata

NO

KALIMAT

ARTI

 

NO

KALIMAT

ARTI

1

وَأَنزَلْنَآ

Dan Kami telah turunkan

 

7

شِرْعَةً

aturan

2

بِٱلْحَقِّ

Membawa kebenaran

 

8

وَمِنْهَاجًا

Jalan terang

3

مُصَدِّقًا

Membenarkan apa yang sebelumnya

 

9

أُمَّةً وَٰحِدَةً

Satu umat saja

4

وَمُهَيْمِنًا

batu ujian

 

10

لِّيَبْلُوَكُمْ

Menguji kamu

5

وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ

janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka

 

11

فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ

Maka berlomba dalam kebaikan

6

جَعَلْنَا

Kami berikan

 

12

إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ

Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya


   1.   Arti penggalan Ayat

        Penggalan pertama

 

  وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ

 

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu

2.   Penggalan kedua

 

    فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ

maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang

      3. Penggalan ketiga


وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ


Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,  

C.  Identifikasi Tajwid  

Dari Qs. Al-Maidah : 48, terdapat beberapa hukum bacaan yang kita pahami dan kaji diantaranya, yaitu….

 

NO

KALIMAT

HUKUM BACAAN

 

NO

KALIMAT

HUKUM BACAAN

1

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ

Mad jaiz Munfashil

 

8

مِنكُمْ

ikhfa

2

بِٱلْحَقِّ

Al-Qomariyah

 

9

وَمِنْهَاجًا

Mad iwadh

3

مُصَدِّقًا لِّمَا

Idghom bilagunnah

 

10

أُمَّةً وَٰحِدَةً

Idghom bighunnah

4

وَمُهَيْمِنًا

Mad Layyin

 

11

فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ

Mad wajib Muttashil

5

فَٱحْكُم بَيْنَهُم

Ikhfa Syafawi

 

12

مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا

Izhar syafawi

6

أَنزَلَ ٱللَّهُ

tafkhim

 

13

لِّيَبْلُوَكُمْ

Qolqolah sughra

7

أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ

Izhar syafawi

 

14

تَخْتَلِفُونَ

Mad aridhi sukun



D. Isi Kandungan

Setelah membaca,mengartikan dan  mengidentifikasi tajwid  Qs. Al-Maidah : 48, kita dapat mengambil makna isi   kandungannya, diantaranya

      Penegasan bahwa Al-Qur'an adalah kitab samawi terakhir yang membawa kebenaran, mencakup isi, dan membenarkan kitab suci sebelumnya, seperti Taurat dan Injil.

      Al-Qur'an menjadi satu-satunya kitab suci yang terpelihara dengan baik, sehingga ia tidak akan mengalami perubahan dan pemalsuan. Hal ini berbeda dengan kitab suci sebelumnya.

      Perintah kepada setiap muslim agar memutuskan perkara dengan hukum yang ditetapkan Allah swt. yang terdapat dalam Al-Qur'an.

      Setiap umat diberi syariat yang berbeda dan diperintahkan untuk menaati dan mengamalkan isinya.

      Perintah menggunakan akal dan segala potensi yang telah diberikan oleh Allah swt. agar menjadi umat pilihan, unggul, maju, dan berkembang menjadi lebih baik dan semakin lebih baik lagi.

      Allah swt. memberikan syariat tersendiri kepada setiap umat untuk menguji sejauh mana mereka dapat mengimplementasikan syariat-Nya yang tertuang dalam kitab samawi masing-masing.

      Perintah untuk berkompetensi dan menjadi yang terbaik sesuai dengan petunjuk yang termuat dalam kitab suci mereka.      Peringatan bahwa pada akhirnya manusia akan kembali kepada Allah swt. dan kelak di akhirat akan mempertanggungjawabkan semua amalnya semasa di dunia.

 

E. Penerapan Prilaku

1.    Mengimani kebenaran Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai barometer terhadap kitab-kitab samawi lain yang datang sebelumnya, seperti Taurat, Injil, dan Zabur.

2.    Mengimani bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang terpelihara dengan baik sehingga ia tidak akan mengalami perubahan dan pemalsuan.

3.    Berusaha memutuskan perkara dengan hukum yang diturunkan Allah swt. yang telah digariskan ke dalam Al-Qur'an.

4.    Senantiasa melakukan tadabur Al-Qur'an untuk mencapai kemajuan dan perkembangan.

5.    Senantiasa sadar bahwa tuntutan penerapan syariat Allah swt. adalah ujian untuk mencapai kebaikan dan kemuliaan di sisi-Nya.

6.    Senantiasa bersemangat dalam berkompetensi untuk menjadi yang terbaik.

7.    Senantiasa menyadari bahwa pada akhirnya manusia akan kembali kepada Allah swt. di alam baka untuk mempertanggungjawabkan semua amalnya saat di dunia.


KESIMPULAN

Dari pembahasan tentang Qs. Al-Maidah : 48,  intinya mengajak kepada manusia untuk selalu termotivasi dalam melakukan perbuatan baik. Karena kebaikan yang kita lakukaan akan kembali kepada dirinya sendiri. Teruslah berupaya dan berusaha untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan, baik kebaikan kepada Allah yakni menjalankan segala perintahnya dan menjauhi larangannya, diri sendiri maupun kebaikan kepada orang lain.

Yakin bahwa balasan tempat orang yang berbuat baik adalah surganya Allah swt. semoga kita selalu komitmen menjalankan kebaikan selama hidupnya. Amiin.




TUGAS MATERI 2 PAI

KOMPETISI DALAM KEBAIKAN

SMA MARTIA BHAKTI

 

1.    Tulislah Qs. Al-Maidah : 48 dengan baik dan rapih lengkap dengan artinya?

2.    Apakah arti penggalan kalimat berikut.

          وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ


وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

3.    Apakah  arti dari kalimat berikut

 

NO

KALIMAT

ARTI

1

وَأَنزَلْنَآ

2

بِٱلْحَقِّ


3

مُصَدِّقًا


4

وَمُهَيْمِنًا


5

وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ


6

جَعَلْنَا


4.    Sebutkan bacaan tajwid kalimat-kalimat berikut

 

NO

KALIMAT

HUKUM BACAAN

1

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ


2

بِٱلْحَقِّ


3

مُصَدِّقًا لِّمَا


4

وَمُهَيْمِنًا


5

فَٱحْكُم بَيْنَهُم


6

أَنزَلَ ٱللَّهُ

7

أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ


5.    Sebutkan beberapa isi kandungan Qs. al-Maidah : 48

6.    Sebutkan masing-masing 3 bentuk kebaikan baik kepada Allah, orang tua dan diri sendiri ?


Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...