Skip to main content

MATERI PAI KELAS XI SESI 8 PEDULI KEPADA ORANG LAIN

 MATERI PAI KELAS XI SESI 8

PEDULI KEPADA ORANG LAIN DENGAN SALING MENASEHATI SEBAGAI CERMINAN BERIMAN KEPADA KITAB ALLAH SWT.


        Sebagaimana kita pahami bersama Allah swt, menurunkan al-Kitab kepada umat manusia melalui para Nabi dan Rosul adalah sebagai tuntunan dan pedoman hidup manusia di dunia dan akhirat. Di dalam Qs. Al-Maidah : 48 dijelaskan bahwa  :

لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ


Artinya : Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. 

Allah menurunkan al-Kitab kepada manusia di bumi ini 4 kitab dan umat Islam wajib mengimani kitab-kitab tersebut.

Kitab-Kitab yang diwahyukan Allah swt. dan Isinya

1.Kitab Taurat

      Kitab Taurat adalah kitab yang diturunkan/diwahyukan kepada Nabi Musa As, untuk memberikan bimbingan kepada kaum bani Israil, tentang:

     a.Ajaran Tauhid (mengesakan Allah swt)
     b.Nasihat-nasihat kebaikan
     c.Hukum-hukum syari’at
     d.Kisah dan sejarah Nabi terdahulu
2. Kitab Zabur
     Zabur artinya menulis. Kitab Zabur adalah kitab yang diwahyukan kepada Nabi Daud As, 
      yang beris ajaran tentang : 
     a.Nasihat-nasihat
     b.Mengajarkan hikmah
     c.Puji-pujian
      d.Sanjungan kepad Allah swt
3. Kitab Injil
    Kitab Injil adalah kitab yang diwahyukan kepada Nabi Isa As. Yang terisi tentang ajakan umat untuk hidup dengan zuhud yaitu menjauhi kerakusan dan ketamakan duniawi
4. Kitab al-Qur’an
     al-Qur’an menurut bahasa artinya Bacaan.
      Kitab al-Qur’an adalah kitab yang diwahyukan Allah swt, kepada Nabi Muhammad Saw sebagai nabi terakhir. Al-Qur’an adalah kitan suci umat Islam yang wajib di baca, dipelajarai dan diamalkan isinya. Kitab al-Qur’an ini adalah kitab penyempurna kitab-kitab terdahulu dan berlaku bagi semua umat manusia sampai akhir zaman.

Di dalam Qs. Al-Baqarah : 2 dijelaskan bahwa :

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ  


Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa


Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang dijamin kebenarannya dan tidak ada keraguan di dalamnya, hal tersebut seperti yang dijelaskan didalam Qs. Al-Baqarah : 2 di atas.

Disamping itu al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Karenanya mari kita jadikan al-Qur’an sebagai penolong dalam kegelapan hidup di dunia. Bukan kegelapan dari tidak adanya matahari tetapi kegelapan dari nur illahi atau cahaya Allah swt.

Inilah yang akan menjadikan kita selamat dunia dan akhirat 

Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menyampaikan kalam Allah atau Qur’an kepada seluruh umat manusia.

  Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang harus dijadikan petunjuk dan pedoman hidup dalam menjalani kehidupannya agar sesuai dengan tuntunan syaria’at ajaran agama Allah swt.

  Kita perhatikan dilingkungan kita banyak didirikan TPQ atau majlis-majlis pengajian sebagai sarana untuk mensyiarkan al-Qur’an. 

Penutup

Anak-anaku sekalian

  Kitab Allah swt, Taurat, Zabur, Injil dan al-Qur’an adalah kitab Allah yang pasti kebenarannya karena mengajarkan tentang ketauhidan kepada Allah swt.

  Al-Qur’an adalah kitab suci umat  Islam yang menjadi penyempurna kitab-kitab umat-umat terdahulu.

Maka berpegang teguhlah kalian kepada

Al-Qur’an agar Selamat Dunia dan Akhirat


Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...