Skip to main content

MATERI PAI SESI 7 KELAS XI IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT

 MATERI PAI SESI 7 KELAS XI 

IMAN KEPADA  KITAB-KITAB ALLAH SWT 


A. PENTINGNYA MENGIMANI KITAB ALLAH SWT

kitab adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada umatnya sebagai pedoman dan petunjuk hidup agar sesuai dengan ketentuan dan syari’at ajaran agama.

Kitab diberikan kepada manusia pilihan Allah yang memiliki tugas untuk menyampaikan amanah Allah yang tertera di dalamnya.

karena itu mari kita jadikan kitab suci ini sebagai lentera yang menerangi gelapnya kehidupan agar tidak tersesal dalam melangkah.

B.  PENGERTIAN 

Iman artinya percaya, menurut istilah, iman adalah membenarkan dan meyakinkan dengan hati, diucapkan oleh lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.

Kitab yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidupnya.

Iman kepada kitab Allah adalah mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah swt menurunkan kitab kepada para Nabi dan Rosul berisi wahyu untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia

Suhuf yaitu wahyu Allah swt yang berupa lembaran-lembaran terpisah

C.  DALIL NAQLI Qs. Al-Maidah : 48 dan al -A'la 18 - 19

     1. Qs. Al-Maidah : 48

وأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. 

      2. al -A'la 18 - 19

إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ

صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ

          18. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,

          19. (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa


D. ISI KANDUNGAN 

     Berdasarkan keterangan ayat di atas, ada beberapa hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil :

  • yang tertera di dalam al-Qur'an dan kitab sebelumnya adalah sudah pasti kebenarannya dan membenarkan kitab yang sebelumnya
  • memutuskan segala sesuatu sesuai ketentuan Allah
  • tidak mengukuti hawa nafsu yang mengarah kepada perbuatan menentang kebenaran
  • setiap umat memiliki kitab yang berisi  aturan dan jalan terang
E.  PERSAMAAN DAN PERBEDAAN KITAB DAN SUHUF
      PERSAMAAN
          1. Sama-sama wahyu Allah swt.
          2. Penerimanya adalah para Nabi dan Rosul
      PERBEDAAN
1. Kitab isinya lebih     lengkap daripada suhuf
2.  Kitab dibukukan sedangkan suhuf  tidak dibukukan

F.   PENERIMA KITAB
         1.Kitab Taurat di wahyukan kepada Nabi Musa AS
2.Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud AS
3.Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa AS
4.Kitab Al-Qurán diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.  

        PENUTUP

Anak-anakku sekalian

Mari kita jadikan al-Qurán sebagai pedoman dan petunjuk dalam hidup ini dengan cara :

Membacanya

Memahami maknanya

Dan mengaplikasikan dalam kehidupan

Agar hidup kita selamat dunia dan akhirat

Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...