Skip to main content

MATERI PAI SESI KE 7 KELAS XII MERAIH KASIH ALLAH SWT DENGAN IHSAN

 MATERI  PAI  SESI KE 7  KELAS XII

MERAIH
KASIH ALLAH SWT DENGAN 
IHSAN


A. PENTING KASIH SAYANG 

        Perlu dipahami bahwa, Allah swt. adalah segala-galanya bagi manusia. Allah memberikan dan menyediakan segala sesuatu bagi kelangsungan hidupnya di muka bumi.  Dan itu marupakan salah satu bentuk kasih sayangnya yang diberikan terutama bagi manusia.

        Sebagai seorang hamba, kita harus mengenal lebih dekat dengan Rabb-nya yakni  Allah swt, agar tumbuh dalam dirinya rasa cinta dan sayang kepada Allah dan Allah pun cinta dan sayang kepada kita. Perlu diketahui bahwa Allah swt, memiliki salah satu sifat Allah bahwa Allah sangat sayang kepada hamba-Nya melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

        Allah swt senang kepada mereka yang selalu berbuat kebaikan dalam hidupnya, baik melalui hartanya, tanaganya maupun hal lainnya yang memiliki makna untuk berbuat kebaikan.


B.  PENGERTIAN IHSAN

     Ihsan secara bahasa artinya lawan dari berbuat buruk. Secara syara’, ihsan adalah merasa diawasi Allah baik ketika sepi maupun ramai.

     sementara menurut sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya oleh malaikat Jibril tentang ihsan,

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

   Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau  tidak melihatnya maka Dia melihat engkau.


C.  PEMBAGIAN  IHSAN

      Ihsan terbagi menjadi dua macam:

      Ihsan kepada Allah swt,  Sang Pencipta (Al-Khaliq)

        Ihsan kepada Allah dapat dilakukan melalui beberapa kegiatan berikut :

qTaat melaksanakan ibadah kepada allah dengan penuh kekhusuan dan keikhlasan
qSelalu berkomunikasi dengan Allah melalui aktifiyas membaca al-Qur’an
qSenantiasa berdzikir menyebut asma Allah
qSenantiasa berdoa dan bermunajat kepada Allah swt.       
       Ihsan kepada makhluk ciptaan Allah
qSaling tolong menolong dan membantu dalam seluruh aspek kehidupan baik 
     terhadap manusia maupun makhluk Allah swt yang lainnya
q saling menghormati dan menghargai terhadap sesama

qSaling menyayangi  dan mengasihi terhadap sesama     

D.   DALIL NAQLI QS. AL-BAQARAH : 83


  وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَقُولُوا۟ لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِّنكُمْ وَأَنتُم مُّعْرِضُونَ

  

  Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.

  

E.  ISI KANDUNGAN

      Berdasarkan Qs. Al-Baqarah : 83, ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil yaitu

q tentang ke tauhidan, yaitu untuk senantiasa menyembah Allah swt.
qBerbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin
qBerkata kepada manusia dengan perkataan yang baik dan mulia
qMendirikan shalat dan membayat zakat

qJangan menjadi manusia pembangkan atau berpaling dari Allah swt.

  

  F. Menganalisis dan mengevaluasi  makna Qs. Al-Baqarah : 83 


Allah swt, memerintahkan kepada manusia untuk melakukan segala sesuatu dengan cara yang baik dan makna yang baik. Melakukan segala sesuatu dengan cara yang baik adalah sebuah parintah syari’at.

إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَٰنِ

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan,

 وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. ( Al-baqorah : 195 )

Maka kewajiban kita sebagai hamba Allah adalah berbuat baik, karena kita yakin  bahwa setiap kebaikan balasannya adalah kebaikan. Dan merugilah mereka yang selama hidupnya tidak pernah dan susah berbuat kebaikan


G.  Hikmah 

LEBIH MENDEKATKAN DIRI KEPADA Allah swt.
Menghindarkan diri dari prilaku tercela
Mempertebal keimanan dan ketaqwaan
Menciptakan persaudaraan dan kebersamaan

Menciptakan persatuan dan kesatuan

  H.  Manfaat

1.Memperoleh pahala dari Allah swt
2.Meringankan beban orang lain
3.Mempererat tali silaturahmi
4.Meningkatkan kualitas keimanan
5.Menumbuhkan sikap tanggung jawab

6.Memperoleh perlindungan Allah swt.

  

  

anak-anaku 

marilah kita berusaha untuk selalu berbuat baik dalam hidup ini selama masih  diberikan kesempatan untuk menikmati hidup ini. 

lakukanlah kebaikan mulai dari 

diri sendiri, 

dari yang terkecil

dan mulai saat ini

salam kebaikan 

      





Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...