Skip to main content

MATERI PAI KELAS XI SESI 12 KETERKAITAN ANTARA SYAJA’AH DAN KEJUJURAN

 

MATERI PAI KELAS XI SESI 12

KETERKAITAN ANTARA SYAJA’AH DAN KEJUJURAN

 

Dalam ajaran agama Islam
sifat Syaja’ah ini sangat di anjurkan untuk di miliki setiap muslim,
sebab selain merupakan sifat terpuji juga dapat mendatangkan berbagai kebaikan bagi kehidupan beragama berbangsa dan bernegara.

 

Tidak boleh ada kata gentar dan takut bagi muslim saatmengemban tugas bila ingin meraih kegemilangan. Semangat keimanan akanselalu menuntun mereka untuk tidak takut dan gentar sedikit pun.  Allah Swt.berfirman: Artinya: “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedihhati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),jika kamu orang-orang yang beriman”. (Q.S. Ali Imron/3: 139)

Bentuk Syajaáh

1.    Berani menghadapi musuh dalam peperangan (Jihad fi Sabilillah)

2.    Berani berterus terang dalam kebenaran

3.    Keberanian melawan hawa nafsu

4.    Mengakui kesalahan

5.    Kemampuan menjaga rahasia

Pentingnya Syajaáh

merupakan akhlak mulia yang akan mengarahkan pemiliknya kepada kebajikan,sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Muhammad saw.,Artinya: “Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Telahbersabda Rasulullah: “Sesungguhnya jujur itu membawa kepadakebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga....” (H.R. Muslim)

Sifat jujur merupakan tanda keislaman seseorang dan juga tanda kesempurnaan bagi si pemilik sifat tersebut. Pemilik kejujuran memilikikedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat. Dengan kejujurannya,seorang hamba akan mencapai derajatorang-orang yang mulia dan selamatdari segala keburukan

Macam-Macam Sifat Jujur

1.    Jujur dalam niat dan kehendak,yaitu motivasi bagi setiap gerak dan langkah seseorang dalam rangka menaati perintah Allah Swt. dan ingin mencapai-Nya.

2.    Jujur dalam ucapan, yaitu memberitakan sesuatu sesuai dengan realitas yangterjadi.

3.    Jujur dalam perbuatan, yaitu seimbang antara lahiriah dan batiniah hingga tidaklah berbeda antara amal lahir dan amal batin.

Prilaku Jujur

Kita harus menanamkan kesadaran pada diri kita untuk selalu berani membela kebenaran dan berperilaku jujur, baik kepada Allah Swt., orang lain, maupun diri sendiri. Jika kita sudah bisa membiasakan berperilaku jujur, kita akan mendapatkan hikmah yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus menyadari dan mengetahui akibat dari kebohongan sehinggakita bisa menjauhi sifat buruk tersebut. 

Penutup

Sehingga dapat kita pahami bahwa keberanian saja tidak cukup untuk membuktikan kehebatan dan kemulyaan seseorang, melainkan ada satu sikap jujur yang tertanam dalam dirinya yang akan membuat sikap mulia yang terpancar dalam kehidupannya.  Berani dengan landasan kejujuran itulah Kemuliaan yang sebenarnya.


Comments

Popular posts from this blog

MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN

  MATERI PAI KELAS XI SESI 11 ( SYAJA’AH ) BERANI MEMBELA KEBENARAN PENTINGNYA SYAJA’AH Dalam agama islam ada banyak macam sifat dan akhlak baik maupun buruk yang dapat dipelajari untuk menambah wawasan pengetahuan, salah satunya yaitu syaja’ah.             Sebagai seorang muslim, mempelajari sifat-sifat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan suatu hal yang sangat penting.           Tujuan dari mempelajari sifat seperti syaja’ah ini tidak lain yaitu supaya bisa tahu mana yang baik dan buruk untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN SYAJA’AH Secara umum  syaja’ah  adalah sebuah sifat keberanian atau bisa diartikan juga sebagai sifat benar atau gagah. Kata syaja’ah sendiri digunakan untuk menggambarkan sifat kesabaran dan keberanian seseorang dimedan perang dalam membela kehormatan sebagai seorang umat islam.     ...

MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII SESI 12 BERPRILAKU KERJA KERAS DAN   TANGGUNG JAWAB Bekerja keras dan bertanggung jawab adalah dia perilaku terpuji (akhlak mahmudah) dalam islam. Dengan bekerja keras, seseorang tidak hanya mendapat pahala dan kemuliaan dariAllah SWT melainkan juga   menjauhkan   dirinya   dari kehinaan akibat   meminta-minta atau berutang. Dengan bekerja keras, seseorang tentu bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga tidak harus meminta belas kasihan   orang lain. Selain itu dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya di mata manusia lainnya sehingga ia mendapatkan penghormatan dan kemuliaan tersendiri di mata manusia. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori, Rosulullah saw menyampaikan bahwa   خَيْرًا قَطُّ طَعَامًا أَحَدٌ أَكَلَ مَا قَالَ النَّبِيِّ عَنِ عَنْهُ اللهُ رَضِيَ يَكْرِبَ سَعْدِ بْنِ اْلمَقْدَادِ عَنِ يَدِهِ عَمَلِ مِنْ يَأْكُلُ كَانَ دَاوُدُ اللهِ نَبِيَّ وَإِنَّ يَدَ...

MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 TENTANG KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB

  MATERI PAI KELAS XII. SESI 13 KERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB   Hidup adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya usaha untuk berjuang maka manusia tidak akan bisa bertahan untuk hidup. Untuk itu manusia haruslah berjuang sekuat tenaga untuk memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dalam pada itu berjuang memiliki makna yang cukup luas. Di dalamnya terkandung nilai-nilai untuk bekerja keras. Tanpa adanya unsur itu apa yang kita harapkan dan cita-citakan belum tentu akan tercapai. Dengan bekerja keras dan tekun akan muncul sikap optimis dalam diri seseorang untuk menggapai cita-citanya. Dengan adanya sifat kerja keras, manusia tidak akan mudah goyah dan putus asa dalam menerjakan apa yang ia lakukan. Tidak mudah putus semangat apabila dala melakukan pekerjaannya mengalami hambatan atau bahkan kegagalan. Dalam melakukan pekerjaan unsur kerja keras    tidak boleh lepas dari dirinya. Dengan kerja keras maka    apabila     ada kesalahan atau ...